mosque
search

Dosa Jariyah Akibat Mencontohkan Keburukan di Masyarakat

Ustadz Muamar Ma'ruf

26 Agustus 2026

Soalnya tadi tentang dosa jariyah. Adakah ketika kita buang sampah di suatu tempat, tiba-tiba orang ramai yang ikuti, adakah ini mengalir dosa kepada kita? Jawabannya ya.

Kan di dalam hadis disebutkan:

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Siapa yang menunjukkan satu kebaikan, dia mendapat pahala orang yang mengikutinya. Begitu juga dengan sebaliknya, siapa yang menunjukkan/mencontohkan suatu keburukan, maka ia mendapat dosa seperti orang mengikutinya tanpa mengurangi dosa orang pengikutnya tersebut.

Jadi jemaah, kalau kita buang sampah di satu tempat, kemudian ramai orang ikut—dua, tiga, empat, lima, enam—jadi tempat sampah, padahal itu bukan tempat sampah pun. Akhirnya karena sampah dah banyak, ujung-ujungnya bertumpuk dan banjir. Betul tak? Ketika banjir dan banyak terkena yang lain-lain, terkena rumah orang, rusak perabotan orang, macam-macamlah, maka dosanya mengalir kepada siapa? Kepada si pengasas tadi.

Tu sebabnya hati-hati, jangan mengasaskan sesuatu yang buruk karena ia akan menjadi dosa jariyah. Termasuk juga para artis-artis pun macam tu juga. Artis-artis atau bukan artis, dia buat satu konten yang kontennya konten maksiat, lepas tu dia upload di sosmed, tetiba ada orang yang ikuti dia, maka dosanya mengalir.

Itu sebabnya jemaah, hati-hati dalam berbuat satu tindakan karena semuanya boleh menyebabkan kita celaka atau menjadi kita bahagia, bergantung kepada apa yang kita buat. Wallahu ta'ala a'lam bishawab.

© 2026 Dakwah Alfian