Adab Berdoa Mohon Keterikatan Hati Pasangan dalam Islam
Ustadz Khalid Basalamah
Boleh enggak seorang istri berdoa, "Ya Allah, buatlah saya terlihat seperti bidadari di mata suami saya."? Boleh, enggak ada masalah. "Ya Allah, buatlah suami saya melihat saya adalah orang yang paling dia sukai, saya orang yang paling dicintai," boleh sebatas itu enggak ada masalah. Boleh saja kita berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Suami juga bisa bilang, "Ya Allah, buatlah aku ini menjadi suami yang tertampan di mata istri saya," boleh saja, mungkin Allah buat itu. Karena itu bukan bentrok sama sunnatullah, enggak ada masalah. Buat supaya minta berdoa supaya pasangan kita bisa lebih sayangi kita, lebih cinta sama kita, lebih perhatian sama kita, tidak beralih pandangannya dengan yang lain, dan seterusnya, gitu kan.
Seingat saya pernah ada seorang salaf gitu, dia berdoa gitu ya. Dia malah berdoa begini, "Ya Allah, buatlah pandangan mataku ini hanya tertuju kepada yang Engkau halalkan. Dan buatlah," atau "alihkanlah semua pandanganku dari yang haram." Subhanallah, dia bilang, "Setelah saya berdoa, saya hanya muncul syahwat pada istri saya," dia bilang. "Dan setiap kali saya lihat perempuan selain istri saya di luar rumah, saya lihat seperti tembok. Tidak ada syahwat, saya tidak tertarik sama sekali." Karena dia berdoa begitu, supaya Allah hilangkan perasaannya pada yang bukan halal bagi dia. Itu boleh saja.
Tapi potongan yang kedua jangan, ya. "Ya Allah, buatlah wanita lain nanti jadi seperti kecoak lah, atau apalah," atau tadi trenggiling apa, tidak usah, ya. Tidak perlu gitu. Karena kalau Allah sudah buat hati suami atau hati istri condong pada kita, sudah cukup, kan gitu. Nanti kalau dia lihat seperti itu, dia lari nanti, dia enggak mau ketemu orang. Apalagi kalau diumumkan semua perempuan, bahaya sekali. Bisa dia lihat tantenya, bisa dia lihat sepupunya, nanti dilihat seperti hewan semua ini. Tidak boleh ini, ya. Wallahu a'lam.