mosque
search

Bahaya Main-Main dengan Kata Talak

Ustadz Muamar Ma'ruf

29 Agustus 2026

Kadang-kadang pergaduhan suami istri itu ringan saja. Mula-mula dia tengah panas, tengah panas, tengah panas, tengah panas... nanti sebentar lagi dia bermesraan berdua, tak ada apa selesai cerita. Masuk orang ketiga, cuma saya nasehatkan kepada semua para rijal (para lelaki), semarah apa pun kita dengan istri, jaga mulut! Jaga lisan kita! Karena rusaknya rumah tangga bukan mulut istri, tapi mulut suami.

Ketika mulut suami katakan, "Wahai fulanah, aku ceraikan engkau!" Jatuh talak! Walaupun dalam keadaan emosi, ataupun bercanda, "Sayang, aku ceraikan engkau ya..." Itu pun jatuh cerai.

ثَلَاثٌ جَدُّهُنَّ جَدٌّ وَهَزْلُهُنَّ جَدٌّ

Tiga perkara yang serius menjadi serius, bercanda pun menjadi serius. Salah satunya adalah ath-thalaq (talak).

Jadi kalau para akhwat di bawah sana yang punya suami panas baran, asyik kalau mengamuk saja, marah saja, terus dikatakan, "Aku talak engkau, aku talak engkau..." Ujung-ujungnya dia sudah talak tiga. Dalam pandangan manusia dia suami istri, tapi dalam pandangan Allah dia pasangan penzina, lahir anak-anak zina.

Tu yang saya katakan para suami jaga lisan! Kalau kita sedang marah, kita sedang emosi, keluar, diam saja. Kalau seandainya panas tak berhenti lagi, ambil wudhu. Kalau masih emosi lagi, mandi. Kalau tak hilang lagi, pergi ke Sungai Musi, tenggelamkan di sana! Bukan marah saja yang hilang, dengan badan-badan sekali, dengan nyawa hilang sekali.

Sungai Musi ini ya? Batanghari? Alah, adik-beradiklah tu... Sungai Musi di mana? Oh, Palembang... Ah, jauh, jalan sedikit lagi!

© 2026 Dakwah Alfian